Amir membantu Bapak menangkap ikan di laut. Kesukaannya udang papai. Tapi lama sekali menunggu udang papai dijemur. Amir sudah lapar sekali. bagaimana caranya agar cepat, ya?
Pernahkah kamu mendengar kisah tentang biji yang bertumbuh, tentang lingkungan yang bertumbuh? Bisakah kamu membayangkan apa yang terjadi pada mereka? Dituturkan dengan cara yang tidak biasa, buku ini berkisah tentang pohon, manusia, dan harapan untuk tumbuh bersama.
Saatnya panen rotan. Kuir ingin membantu menganyam rotan. bagaimana hasilnya?
Pak James memperkenalkan banyak olahraga. Sayang, tidk semua bisa dilakukan Jeri dan teman-temannya. Tahukah kamu olahraga apa yang kemudia mereka pilih?
Gara-gara bertanya soal printer, aku jadi terjebak di antara mesin kuno, aroma tinta, dan tatapan tajam Kakek Ograf. Tugas mengumpulkan informasi tentang Gutenberg dan sejarah mesin cetak menjadi misi menyebalkan. Rasa sebalku perlahan luntur ketika aku masuk ke dalam percetakan yang pengap. Mesin cetak tua dan meja besar berisi gundukan cetakan huruf dari logam segera menarik perhatianku. Aku…
Di ladang singkong, aku melihat anak-anak bermain. Ada apa di rambut mereka? Oh, aku tahu! Aku juga bisa.
Banyak binatang di hutan lindung Pura Sajau. Arai dan Adik menghitungnya. Ada berapa, ya?
Apa yang terjadi jika seorang gadis modis kehilangan kopernya saat liburan? Koper itu berisi baju-baju yang akan dipakainya berfoto penuh gaya. Itulah yang terjadi pada Tina. Akankah Tina tetap bisa bergaya?
Abo ikut ayah ke Krayan untuk membuat garam gunung. Abo yakin membuat garam tidak sulit. Betulkah itu?
Icum mengejar bola sampai ke hutan. Di sana, dia menemukan buah misterius. Buah apakah itu ?
Banyak sekali buah-buahan di hutan Kalimantan. Buah-buah itu terlihat mirip buah-buah di tempat lain. Namun, sebetulnya rasa dan bentuknya berbeda. Yuk lihat dari dekat bersama Asi!
Cerita tentang petualangan seekor udang bernama Bayoi yang terpisah dari teman-temannya di Sungai Sesayap, Kalimantan Utara. Apa yang terjadi saat Bayoi mencari jalan pulang?
Dalam perjalanan pulang, Pak Tani melihat Elang Bondol.tu membawa ayam kesayangannya yang sudah mati. pak tani begitu marah dan meminta Elang Bondol untuk ganti rugi. Namun, Elang Bondol merasa tidak membunuh ayam Pak Tani. Dia juga bersedia untuk mencari tahu siapa pelakunya. Kira-kira, siapakah pelaku sebenarnya?